Tips Parkir Mobil Ketika Menggunakan Kapal Feri




Kapal feri sudah lama dijadikan alat ransportasi antar-pulau, penumpangnya pun beragam dari kendaraan beroda dua, truk hingga mobil.

Anda yang harus melakukan perjalanan antar-pulau dan belum ada jembatan penyebrangan antar-pulau, bisa menggunakan jasa penyebrangan feri ini. Kapal feri yang harus digunakan adalah dari jenis roll on roll off (RO-RO) yakni kapal yang bisa mengangkut kendaraan ke dalam kapal.

Kapal feri jenis ini menggunakan pintu ramp sehingga mempermudah kendaraan untuk keluar masuk. Menggunakan jasa kapal feri juga cukup mudah serta aman. Namun tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan Anda dan penumpang lain.

Menyebrang dengan kapal feri memiliki banyak resiko yang mungkin bisa membahayakan keselamatan Anda. Bahaya tersebut bisa lebih besar jika Anda tidak menaati aturan yang berlaku. Untuk itu, ikutilah instruksi petugas parkir yang berusaha mengatur arus lalu lintas kendaraan yang memasuki kapal.

Keterbatasan ruang di dalam kapal membuat parkir harus dilakuakan seefisien mungkin. Pertugas parkis sudah perpengalaman menangani masalah ini, ikutilah arahan yang diberikan agar proses parkir lancar dan terkendali.

Akses keluar-masuk kapal juga sangat terbatas, karenanya jangan sampai menerobos aba-aba petugas parkir dan menimbulkan masalah. Tetaplah pada jalur antrean dan bersabarlah.Jangan pula menyalakan mesin saat sedang parkir karena akan menimbulkan polusi berlebih di dalam lambung kapal.

Selain itu, mesin yang menyala bisa mengakibatkan resiko kebakaran. Usahakan untuk keluar dari mobil selama pelayaran. Jarak antar kendaraan yang terlalu sempit bisa membuat Anda sulit bergerak jika terjadi kondisi darurat.

Cobalah menerapkan beberapa tips di atas untuk memberikan kenyamanan serta keamanan selama penyebrangan. Terlebih lagi saat mendekati masa libur lebaran, akan lebih padat arus lalu lintas penyebarangan menggunakan kapal feri.

Untuk para pemudik yang ingin melakukan penyebrangan sampai keluar jawa seperti Sumatera, Bali dan Lombok harus memperhatikan tarif yang diberlakukan. PT Angkutan Sungai Danau Dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry sebagai operator penyebrangan telah menerapkan tarif sesuai golongan kendaraan dan jarak pelayaran. Mobil penumpang/sedan masuk ke dalam Golongan IV.A dengan panjang kurang dari 5 meter.


Tidak ada komentar